Headlines News :
feed rss   facebook   twitter   google+
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Kata. Tampilkan semua postingan

Play With Mind

Pernah, bukan berarti selalu. Barangkali, hanya sebatas sudah atau telah. Jadi, tak perlu merasa bangga berlebih. Sebab, semuanya bisa berubah….


Sudah, bukan berarti selesai. Barangkali, hanya sebatas permulaan. Jadi, tak perlu merasa bahagia berlebih. Sebab, kedudukan bisa berbalik….

Mungkin, bukan berarti tak pasti. Barangkali, hanya sebatas prediksi. Jadi, tak perlu berlagak cerdas. Sebab, situasi bisa tragis….

Pamrih, bukan berarti tak egois. Barangkali, hanya sebatas simpati. Jadi, tak perlu bertingkah seperti orang kudus. Sebab, kehendak bisa terjembab….

Baik, bukan berarti tak tidak jahat. Barangkali, hanya sebatas cari muka saja. Jadi, tak perlu sombong. Sebab, perbuatan, bisa menjadi bumerang bagi yang lain….

Tegas, bukan berarti marah, Barangkali, hanya sebatas wibawa. Jadi, tak perlu bertingkah ibarat orang sukses. Sebab, perkataan bisa menjadi pedang bermata dua….

Banyak hal bukan berarti, kaya. Barangkali, hanya sebatas pengalaman. Jadi, tak perlu berdemonstrasi. Sebab, praktek bisa tak sejalan konsep…
Jadi???
Barangkali yang aku butuhkan adalah secangkir kopi, dan sebatang rokok, sambil menikmati kenyataan.
Lalu???

Dan biarkan semuanya mengalir, ibarat sungai…

Pesan Ayah (Kebijaksanaan Sang Ayah)

Jumpa lagi Anakku....
Merasa baikkah kau hari ini? Bagaimana hari-harimu? Ayah harap kau sehat-sehat saja... Ayo, selesaikan sarapanmu... Jangan buat ibumu, memarahimu lagi... Setelah itu ayah hendak berbincang-bincang sedikit denganmu meski hanya lewat surat kecil ini...Ok? 


Anakku....
Kamu mirip sekali denganku! Itu fakta genetis yang membuat ayah begitu bangga padamu. Kau memiliki pendirian yang keras, yang semestinya harus dimiliki seorang lelaki. Apakah ayah benar? Ya..!!! Memang seharusnya begitu.... Kau pastinya berpikir... Tuhan sungguh tak adil kan? Karena kebersamaan yang kita lalui tak banyak...Kita tak bisa memancing bersama lagi, memperbaiki pagar yang rusak akibat badai, lari pagi bersama, bahkan menonton klub sepakbola kesayangan kita berdua, yang akhirnya membuat ibumu mencak-mencak karena ribut....
Huh... sepertinya baru kemarin semua itu berlalu.... Yang pasti, kau harus tegar dalam menghadapi semua ini.

Ayah tahu kau pasti menangis saat membaca surat ini, dan ayah pun juga begitu ketika menulis surat ini padamu...Ayah rindu padamu. Seandainya saja Tuhan memberi izin kembali ke dunia walau hanya sesaat, ayah ingin berjumpa dengan ibumu dan menemanimu nonton klub sepakbola favorit kita berdua. Bukankah mereka bertanding hari ini? Di sana kita akan bersorak bersama, sambil menghabiskan sereal diet milik ibumu... Tapi sayangnya, itu tak mungkin terjadi. Ayah hanya punya kesempatan untuk menulis surat singkat ini saja padamu. 

Kau semakin dewasa...Sudah saatnya kau berpikir tentang masa depanmu. Beberapa bulan lagi, kau akan menghabiskan kuliahmu. Ayah harap, kau bisa menjadi seorang hakim yang adil. Lagipula, itu cita-citamu kan? Ingatlah bahwa sekecil apa pun persoalan yang kau temui, akan menjadi persoalan besar jika tak kau antisipasi. Sebagai contoh, Mungkin kau masih ingat, saat umurmu 12 tahun, ibumu menyuruhmu membuang sekantung plastik sampah yang cukup berat dan besar bagi anak seusiamu. Saat itu kau menangis karena tak mampu mengangkatnya. Lalu, ayah menghampirimu, dan bertanya padamu, mengapa engkau menangis. Kau menatap ayah dengan tatapan beliamu dan berkata "Ayah, aku tak bisa mengangkatnya", ujarmu. Kau masih ingat apa yang ayah katakan padamu? "Tenang, kau belum minta bantuan ayah". Akhirnya kau tersenyum dan meminta ayah untuk membantumu. Kau lihat, akhirnya sampah itu bisa kau angkat. Ibumu hanya tersenyum kecil sambil mencubit dada ayahmu ini... Bukankah persoalan kecil akan menjadi besar bila kita tak mengindahkannya bukan?

Jujur saja, ayah tak mahir berbahasa cinta lewat hati seperti ibumu...Tapi, ayah mungkin punya sedikit kebijaksanaan yang bisa ayah bagikan sebagai bekal di perjalanan hidupmu...
Jika kau diejek karena kesalahan, lihatlah itu sebagai sebuah lelucon dan berusahalah memberpebiki kesalahan itu. Jika kau difitnah karena kesalahan yang tak kau lakukan, jadikan itu semacam riset agar kau bisa membeberkan fakta yang sebenarnya. Jika kau dilecehkan karena kekeliruan, pandanglah itu sebagai sebuah permen yang bisa kau nikmati, dan jadikanlah itu sebagai perahu agar kau bisa mendayung lebih baik lagi. Jika kau dicemoohkan karena mengungkap kebenaran, jadikanlah itu sebagai umpan agar kau bisa menangkap ikan yang lebih besar lagi (Ingat teori memancing Ayah). Jika kau dipuji karena berbuat baik, tanggapi saja dengan senyum, dan katakan "No Comment". Jika kau butuh teman berbagi, berbagilah dengan orang yang kau sayangi, termasuk ibumu. Mereka punya hati yang bisa berbagi tanpa perlu kau berhati-hati. Tapi, jika semuanya terasa berat bagimu, kau boleh minta bantuan ayah. Tapi, jika kita berdua pun tak mampu, tenanglah. Masih ada Tuhan yang siap membantumu. Dia sendiri pun bisa mengangkat beban itu dari padamu. Apalagi kita bertiga! Jadi ringan bukan?

Ada banyak pesan yang mungkin belum bisa ayah ungkapkan. Tapi percayalah, saat itu akan tiba. Jagalah dirimu baik-baik dalam menggapai cita-citamu. Titip salam buat ibumu dan katakan betapa ayah mencintainya. Oh ya! Jangan lupa memberi tahu ayah jika klub sepakbola kesayangan kita memenangkan pertandingan. Ayah tunggu kabar itu darimu! Yang terakhir, Ayah sayang padamu, meski ayah jarang mengungkapkannya secara langsung padamu saat kita bersama dahulu. Surat ini sebagai bukti, ayah tak ingin menyia-nyiakan kesempatan lagi untuk mengatakan betapa ayah cinta padamu. Kau anakku yang aku kasihi!!! Jadilah anak baik, dan tunjukkan yang terbaik!!!!! 


Peluk Hangat
Ayah Tercinta
____________

Sumber : Lamping Usang

Kata Bijak Para Tokoh Dunia

Berikut ini adalah Kata Bijak & Motivasi dari tokoh-tokoh sejahrawan dunia yang mungkin bisa menginspirasi anda.


Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).
Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)
Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)
Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)
Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)
Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)
Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda, (Andrew Carnegie).
Kita hanya berfikir ketika kita terbentur pada suatu masalah. (John Dewey)
Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita. (Ruchert)
Yang baik bagi orang lain adalah selalu yang betul-betul membahagiakannya. (Aristoteles)
Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil. (Hegel)
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu. (Petrus Claver)
Lebih baik bertempur dan kalah daripada tidak pernah bertempur sama sekali. (Arthur Hugh Clough)
Hidup adalah lelucon yang baru saja dimulai. (W.S. Gilbert)
Orang yang bisa menggunakan dan menyimpan uang adalah orang yang paling bahagia, karena ia memiliki kedua kesenangan. (Samuel Johnson)
Kebijaksanaan tidak pernah berbohong. (Homer)
Tuhan sering mengunjungi kita, tetapi kebanyakan kita sedang tidak ada di rumah. (Joseph Roux)
1Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya. (Kenneth A. Wells)
Seorang pria sudah setengah jatuh cinta kepada wanita yang mau mendengarkan omongannya dengan penuh perhatian. (Brenden Francis)
Kebahagian hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati. (W.M. Thancheray)

3×25 Watt ≠ 75 Watt

Sebuah bola lampu berukuran 75 watt kelihatan bersinar lebih terang dibandingkan dengan tiga buah bola lampu 25 Watt yang dinyalakan bersamaan.
Dari semua hal, pengetahuan adalah yang paling baik, karena tidak kena tanggung jawab maupun tidak dapat dicuri, karena tidak dapat dibeli, dan tidak dapat dihancurkan. (Hitopadesa)
Bila orang mulai dengan kepastian, dia akan berakhir dengan keraguan. Jika orang mulai dengan keraguan, dia akan berakhir dengan kepastian. (Francis Bacon)
Cuma sedikit orang yang menginginkan kebebasan, kebanyakan hanya menginginkan seorang tuan yang adil. (Gaius Sallatus Crispus)
Tak diinginkan, tak dicintai, tidak diperhatikan, dilupakan orang, itu merupakan derita kelaparan yang hebat, kemiskinan yang lebih besar daripada orang yang tak bisa makan. Kita harus saling merasakan hal itu. (Ibu Teresa)
Pengalaman bukan saja yang telah terjadi pada diri Anda. Melainkan apa yang Anda lakukan dengan kejadian yang Anda alami. (Aldous Huxley)
Dunia adalah komedi bagi mereka yan memikirkannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. (Harace Walpole)
Saya percaya kata managing berarti memegang burung dara di kepalan tangan. Kalau terlalu kencang ia akan mati. Tapi bila terlalu kendur, bisa terlepas. (Tommy Lasorda)
Sejarah manusia merupakan tanah pemakaman dari kebudayaan-kebudayaan yang tinggi, yang rontok karena mereka tidak mampu melakukan reaksi sukarela yang terencana dan rasional untuk menghadapi tantangan. (Erich Fromm)
Kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya dan perubahan mempunyai banyak musuh. (Robert F. Kennedy)
Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (Maria Montessori)
Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat. (Maria Montessori)
Kemampuan menertibkan keinginan merupakan latar belakang dari watak. (John Locke 1632-1704)
Kebahagian dari setiap negara lebih bergantung pada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. (Thomas Chandler Haliburton 1796-1865)
Menyikat lantai dan mencuci pispot sama mulianya seperti menjadi presiden. (Richard M. Nixon)
Jangan pernah membanting pintu, siapa tau kita harus kembali. (Don Herold)
Diplomat ialah orang yang selalu ingat pada ulang tahun seorang wanita tetapi tidak pernah ingat berapa umur wanita itu. (Robert Frost)
Orang yang paling tidak bahagia ialah mereka yang yang paling takut pada perubahan. (Mignon McLaughlin)
Kalau manusia berangsur menjadi tua, umumnya ia cendrung menetang perubahan, terutama perubahan ke arah perbaikan. (John Steinbeck)
Selama hidup saya yang sudah 87 tahun ini, saya telah menyaksikan serentetan revolusi teknologi. Tetapi tidak satu pun diantaranya yang tidak membutuhkan watak yang baik atau kemampuan untuk berfikir. (Bernard M. Baruch)
Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis. (Aristoteles)
Pendidikan mengembangkan kemampuan, tetapi tidak menciptakannya. (Voltaire)
Pendidikan yang baik tidak menjamin pembentukan watak yang baik. (Fonttenelle)
Setelah makan, pendidikan merupakan kebutuhan utama rakyat. (Danton)
Kerendahan hati disukai orang-orang terkenal. Namun orang yang bukan apa-apa sulit untuk rendah hati. (Paul Valěry)
Emansipasi merupakan seni untuk berdiri di atas kaki sendiri namun dipeluk tangan orang lain. (Alex Winter)
Sebelum menikah saya mempunyai enam teori tentang bagaimana mendidik anak. Kini saya mempunyai enam anak dan tidak mempunyai teori. (John Wilmot, Earl of Rochester 1647-1680)
Kebahagiaan itu seperti batu arang, ia diperoleh sebagai produk sampingan dalam proses pembuatan sesuatu. (Aldous Huxley)
Dari pesawat terbang yang saya cintai, saya melihat ilmu pengetahuan yang saya puja memusnahkan kebudayaan, padahal saya mengharapkan mereka dimanfaatkan untuk kebudayaan. (Charles A. Lindbergh, Jr.)
Harapan adalah tiang yang menyangga dunia. (Pliny the Elder)
Alat penghemat kerja yang paling populer sampai saat ini masih tetap suami yang berada. (Joey Adams)
Seorang arkeolog merupakan suami yang terbaik yang bisa diperoleh wanita; makin tua si istri, makin besar minat suami terhadapnya. (Agatha Cristie)
Saya lebih suka lamunan untuk masa akan datang daripada sejarah masa lalu. (Thomas Jefferson 1743-1826)
Jangan memberi nasehat kalau tidak diminta. (Erasmus)
Manusia mudah dibohongi oleh orang yang dicintainya. (Molire)
Sebelum menulis, belajarlah berpikir dulu. (Boileau)
Orang yang berjiwa cukupan, merasa bisa menulis dengan hebat. Orang yang berjiwa besar merasa bisa menulis cukupan. (La Bruyère)
Kemenangan yang paling indah adalah bisa menaklukkan hati sendiri. (La Fontaine)
Tidak ada yang selembut dan sekeras hati. (G.C. Lichtenberg)
Lebih baik mengerti sedikit daripada salah mengerti. (A. France)
Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi limapuluh tahun untuk belajar tutup mulut. (Ernest Hemingway)
Penulis buku jarang intelektual. Intelektual ialah mereka yan berbicara tentang buku yang ditulis orang lain. (Françoise Sagan)
Orang yang mencemarkan udara dengan pabriknya dan anak ghetto yang memecahkan kaca etalase toko menunjukkan hal yang sama. Mereka tidak peduli pada orang lain. (Dhaniel Patrick Moynihan)
Mereka yang bermimpi di siang hari akan lebih menyadari bahaya yang luput dari penglihatan mereka yang mimpi di malam hari. (Edgar Allen Poe)
”Mulai” adalah kata yang penuh kekuatan. Cara terbaik untuk menyelesaikan sesuatu adalah, “mulai”.Tapi juga mengherankan, pekerjaan apa yang dapat kita selesaikan kalau kita hanya memulainya. (Clifford Warren)
Saya tak hanya menggunakan semua kecerdasan yang dimiliki otak melainkan juga yang dapat saya pinjam. (Woodrow Wilson)
Yang kalah adalah wujud hukuman atas kegagalan. Pemenang adalah penghargaan atas kesuksesannya. (Bob Gilbert)
Bila Anda mengatakan apa yang Anda pikirkan, jangan harap hanya mendengar apa yang Anda sukai. (Malcom S. Forbes)
Kesulitan itu ibarat seorang bayi. Hanya bisa berkembang dengan cara merawatnya. (Douglas Jerrold)


Sumber : Haxims Blog

Kata Bijak Para Seniman

Berikut ini adalah sepenggal kata bijak buah pikir para seniman dunia.

 


Michael Angelo
I saw the angel in the marbel and carved until I set him free - Saya melihat malaikat di dalam batu marbel dan memahatnya sampai malaikat itu terbebaskan.
If we have been pleased with life, we should not be displeased with death, since it comes from the hand of the same master. - Kalau kita merasa senang dengan kehidupan, kita tidak semestinya kecewa dengan kematian, karena kedua hal itu berasal dari tangan yang sama.
There is no greater harm than that of time wasted. - Tidak ada kerugian yang lebih besar dari pada waktu yang terbuang sia-sia
 Claude Monet
People discuss my art and pretend to understand as if it was necessary to understand, when it's simply necessary to love - Orang - orang mendiskusikan hasil karyaku dan berpura-pura mengerti seolah - olah penting untuk mengerti padahal mereka hanya perlu mencintainya.
Leonardo Da Vinci
He who wishes to be rich in a day will be hanged in a year - Dia yang berharap untuk kaya dalam sehari akan di gantung dalam waktu setahun
 I have been impressed with the importance of doing. Knowing is not enough; we must apply.  Being willing is not enough; we must do. - Saya terkesan dengan pentingnya melakukan sesuatu. Hanya tahu saja tidak cukup, kita harus mempraktekkannya. Menginginkan saja tidak cukup, kita harus berusaha
The noblest pleasure is the joy of understanding. - Kesenangan yang paling mulia adalah indahnya pemahaman

 
Official Pages : Contact Me | Terms Of Service | Privacy Policy
Copyright © 2013. Ronald Paath | Official Blog - All Rights Reserved
Powered by Blogger